20 Februari 2019

Menjadi SALES ? Siapa Takut !!!

Sales? apa yang ada dipikiran anda pertama kali mendengar kata sales? Orang yang pekerjaanya menjual, dilapangan,Bawa-bawa barang jualan, atau yang lainnya. ya, selama ini masyarakat hanya menganggap sales adalah hanya sebatas orang yang menjual produknya dijalan atau melalui media.

Semua itu benar, namun ada yang lebih spesifik, Sales bukan hanya menjual dan mengejar target, melainkan melayani kebutuhan costumer hingga ia merasa puas. jadi Kalau ada  sales dengan penjualan tinggi namun kepuasaan costumenya sangat minim ia belum tentu dikatakan sebagai sales. Menjadi sales berarti kita menjadi garda depan untuk sebuah kemajuan atau kemunduran sebuah perusahaan. Tanggung jawab yang diberikan amatlah tinggi, krna seorang sales harus mampu menghasilkan input yang besar bagi perusahaan. Lalu, Kenapa sih banyak orang yang takut jadi Sales?. Ya, selama ini mindset kita dibentuk bahwa menjadi sales itu adalah pekerjaan yang tak menjajikan dan tidak menghasilkan uang yang banyak?

Pemikiran yang seperti itu yang salah, justru sebaliknya!! Sales justru bisa menghasilkan uang yang banyak? (Masa sih?) Mau tau bagaimana caranya?? OK, mari kita bahas.

 

1. Jeli melihat prospek

Sebagai seorang sales, Anda harus belajar mengidentifikasi prospek. Tidak semua prospek dapat dikonversi menjadi penjualan, sehingga Anda perlu mata yang jeli, waktu yang tepat, dan pemahaman mendalam untuk menemukannya. Ketika Anda terbiasa melakukan hal di atas, intuisi sales Anda akan makin tajam.

2. Pandai membangun hubungan

Komunikasi memang sangat penting dalam industri sales, namun itu bukan satu-satunya cara mengenalkan produk atau melakukaan presentasi penjualan. Hal yang lebih penting adalah membangun koneksi, di mana sangat dibutuhkan kemampuan membangun hubungan baik. Hubungan baik yang dimaksud bukan sekedar basa-basi yang banyak dilakukan sales. Terkesan tidak ada ketulusan dalam basa-basi tersebut, oleh karenanya Anda harus membangun koneksi dan hubungan yang tulus.

 

3. Bertanya dengan cerdas

Anda harus paham bahwa Anda bukan sekedar menjual produk. Dalam lingkup yang lebih luas, Anda juga memberikan layanan, menciptakan solusi, dan memecahkan masalah. Namun sebelum Anda bisa memberikan solusi, Anda harus mampu mengidentifikasi masalahnya terlebih dahulu. Satu-satunya cara untuk menemukan masalah adalah menanyakan hal yang tepat.

4. Menjadi pendengar yang baik

Mampu mendengarkan dengan baik adalah skill yang wajib diimiliki seorang sales. Faktanya, keahlian ini mampu menaikkan kinerja seorang sales. Namun sayang, mendengarkan dengan baik adalah keahlian yang paling sedikit berkembang di antara sales profesional. Menjadi pendengar yang baik dan membangun hubungan adalah keahlian yang saling melengkapi untuk mampu mengerti pemikiran dan opini calon klien potensial. Hal ini juga membantu Anda menunjukkan bahwa Anda memerhatikan dan peduli dengan permasalahan mereka.

5. Tangguh menangani penolakan

Sebagai sales, tentunya Anda paham akan ada banyak penolakan saat Anda berusaha menjual. Apa yang membedakan sales berpengalaman dengan yang pemula adalah kemampuan dalam menangani penolakan calon pelanggan.

 6. Manajemen waktu yang solid

Tidak jarang seorang sales terjebak di antara tugas-tugas di luar jadwal. Tantangan terbesar dalam manajemen waktu adalah menghadapi situasi di luar rencana. Ketika permasalahan mendesak muncul dan menuntut tindakan segera, Anda harus tahu bagaimana menghadapinya dengan waktu terbatas tanpa mengorbankan rencana yang telah Anda susun.

 

Sales adalah sebuah profesi yang rumit. Di dalam industri yang menuntut untuk selalu bergerak, blusukan, dan mencurahkan energi setiap hari, Anda akan kehilangan kesempatan emas jika tidak memiliki kemampuan-kemampuan di atas. Jika Anda ingin jadi sales yang sukses, Anda harus mulai mengembangkan dan menerapkan kemampuan di atas secepatnya. Semoga sukses!

Author : Anita Maulidiah R

Share Artikel