18 Juli 2019

Tips Mengelola Gaji dengan bijak

Sering bingung mengatur gaji ?, belum Akhir bulan sudah habis ?

Sebenarnya bukan masalah nominal dari gaji yang kita terima, kalau kita pintar dalam mengelola keuangan kita. Tentunya kita akan selalu akan berkecukupan dengan berapapun gaji yang kita terima.

  1. Tentukan Prioritas

Kita harus bisa menentukan prioritas dari kehidupan kita sendiri. Jangan sampai “Keinginan” yang mengatur kehidupan kita. Tidak semua yang kita inginkan menjadi apa yang kita butuhkan melainkan apa yang kita butuhkan sudah pasti yang kita inginkan.

  1. Buat Catatan Pengeluaran

Buatlah catatan pengeluaran supaya kita mempunyai panduan mengenai apa – apa saja yang menjadi pengeluaran wajib kita disetiap bulannya. Usahakan untuk mematuhi ketentuan dari panduan tersebut. Jangan sampai melanggaranya, dikarenakan apabila sekali kita melanggarnya maka akan terus menerus melanggar aturan dari panduan tersebut dan akibatnya akan merusak keseimbangan catatan pengeluaran kita.

  1. Sisihkan untuk Tabungan

Sebelum membelanjakan atau mengatur catatan pengeluaran kita, kita harus menyisihkan terlebih dahulu untuk dana tabungan kita. Jangan sampai kita terlalu sibuk membuat catatan pengeluaran sampai – sampai tidak ada nominal yang tersisa untuk ditabung.

  1. Tabungan tidak boleh diambil

Apa yang sudah kita tetapkan sebagai tabungan kita, tidak boleh diganggu gugat dan diambil dengan alasan apapun. Hal inilah yang perlu kita tanamkan  didalam diri kita sendiri. Meskipun seringkali dalam praktiknya, tiba – tiba kita merasa adanya kebutuhan yang mendesak sehingga harus mengambil dana tabungan yang sudah kita sisihkan. Tapi usahakan sebisa mungkin dan semaksimal mungkin untuk tidak mengambil dana tabungan kita.

  1. Keras Pada diri sendiri

Kita harus bisa keras pada diri kita sendiri. Jangan mengeluarkan uang untuk sesuatu yang tidak penting. Kita bisa bersenang – bersenang namun kita harus memiliki limit nominal yang sudah kita tentukan sendiri. Sehingga jika kita sudah kehabisan limit tersebut maka kita tidak boleh menambah nominal dari limit tersebut.

  1. Hemat

Jangan memaksa gaya hidup kita dengan gaya hidup rekan – rekan kita yang lainnya dikarenakan penghasilan yang kita dapati tentunya berbeda. Mungkin bisa jauh lebih tinggi atau jauh lebih rendah dari penghasilan kita. Kita harus belajar hidup hemat, jangan seperti pepatah “Lebih besar pasak dari pada tiang”. Kalau memang penghasilan kita tidak cukup untuk menutupi kebutuhan kita maka carilah pekerjaan tambahan.

Author : Selni Ernawati

Share Artikel